Jakarta, Anetry.Net – Transformasi digital merupakan peluang masyarakat, khususnya generasi muda untuk giat berkarya dalam memberikan solusi dan inovasi melalui teknologi. Salah satunya untuk melakukan banyak lompatan besar dalam kemajuan peradaban.
"Teknologi digital menjadi peluang
untuk kita melakukan lompatan besar, karena penting untuk teman-teman (muda), untuk literate terhadap
teknologi, sehingga tidak hanya menjadi pengguna atau konsumen, tapi juga
bagian dari kreator," kata Nizam dalam diskusi daring, Rabu (2/111).
Lebih lanjut, ia mengatakan, para
pemangku kepentingan terkait perlu bergandengan tangan, termasuk dengan perusahaan
teknologi global agar anak-anak muda mampu berada di garis terdepan teknologi.
Misalnya, seperti komputasi awan (cloud
computing and services), kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT),
dan lainnya.
"Kreativitas merupakan DNA dari
Indonesia, dengan latar belakang berbagai keragaman budaya, hayati, hingga
bahasa. Kalau digabungkan dengan teknologi, harapannya dapat menjadi peluang
yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Sehingga, kembali lagi, kita bukan
hanya sebagai konsumen, tapi juga bermanfaat dari sisi ekonominya," ujar
Nizam.
Nizam kembali menekankan pentingnya
kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia industri, perusahaan
teknologi global, civitas akademi, sampai masyarakat. Kerja sama yang terjalin
bisa berjalan di berbagai tingkatan (level), yakni dari perkenalan hingga
penguasaan teknologi baru.
Menurut dia, sinergi tersebut perlu
dikembangkan secara intensif dan berdampak, agar menjadi kompetensi khususnya
bagi mahasiswa, baik di pengetahuan hingga pengaplikasian teknologi agar bisa
memberikan solusi bagi masyarakat.
"Kolaborasi pemangku kepentingan
penting, mulai dari dunia industri, pemda, dan masyarakat secara luas dalam
bentuk desain proyek yang problem solving. Sehingga, nantinya bisa
kolaboratif secara lintas keilmuan, untuk misalnya membantu pembangunan di
daerah, (membangun) smart village, dan lainnya," papar Nizam.
"Sehingga, kita tidak hanya sebagai
pengguna atau konsumen teknologi saja, tapi bisa digunakan untuk memberikan
solusi dan nilai tambah bagi masyarakat, bahkan dapat menciptakan entrepreneur dan socialpreneur digital
baru," ujarnya. (medcom)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.